AZAB MENDURHAKAI WALI
ALLAH
Hari-hari
dilewati dengan berbagai ancaman dan penghinaan. Bagaimana tidak Abdul yang
kesehariannya berdakwah di masjid dan di tempat-tempat orang biasa berkumpul
mendapat celaan dari masyarakat atas apa yang dia lakukan. Memang, Abdul dari
kecil sudah ditinggal oleh orang tuanyaa saat pulang dari kerja. Sejak saat tu
ia tinggal bersama kakeknya disebuah rumah kecil di samping masjid. Dari kecil
ia selalu diajarkan untuk taat beribadah, hal itu ia peroleh dari kakeknya baik
di rumah ataupun pengajian di dekat masjid sebelah rumahnya. Abdul selalu taat
beribadah baik yang wajib maupun yang sunah. Namun banyak ejekan dan hinaan
dari temannya karena Abdul kurang bergaul dan lebih suka menyendiri dan
dianggap gila oleh teman-temannya. Namun Abdul tak berputus asa, ia tetap
semangat dan keyakinan yang kuat untuk beribadah.
Dikala
ia beranjak dewasa, kakek yang selama ini menjadi orang tua sekaligus gurunya
wafat ketika sedang melaksanakan shalat tahajjud. Sejak itulah Abdul terus
merasa sedih atas kepergian orang yang dicintainya. Karena tidak akan ada lagi
orang yang akan memberinya ilmu dan nasihat untuk kebaikan. Abdul selalu berdoa
kepada Allah agar diberi ketabahan atas musibah yang dialaminya. Lalu ia
berinisiatif untuk menggantikan kakeknya menjadi penceramah dipengajian. Lantas
ia tak hanya memberikan ceramah dipengajian saja tapi dimana saja ia melihat
sekumpulan orang-orang yang sedang duduk bersama. Atas tindakan itulah
masyaeakat tidak suka dengan apa yang ia lakukan karena mereka selalu merasa
terganggu saat sedang bergosip tentang orang lain.
Pada
suatu malam masyarakat berkumpul didepan rumah Abdul untuk mengusirnya dari
kampung tersebut karena mereka sudah geram atas apa yang dilakukannya selama
ini. Malam itu juga Abdul diusir dan dia pergi keluar dari kampung itu dengan
membawa beberapa perbekalan yang diberi oleh jamaahnya sendiri. Lantas ketika
Abdul pergi dari kampung itu, masyarakat disana semakin menderita karena hujan
yang tak kunjung turun, tanah semakin gersang, air sungai pun semakin
mengering. Itu semua adalah azab dari Allah karena mereka tidak mau menerima dakwah kejalan yang benar.
